Tampilkan postingan dengan label Nine Muses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nine Muses. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 September 2015

Summer 2015: Girl Groups' MV Mini Reviews + Best 7 MV and Songs [Part 2]

Aslinya, aku udah bikin draft buat post ini sejak beberapa hari yang lalu. Tapi, uh, ternyata lepi aku mati gara-gara kehabisan batre dan tulisan yang udah diketik sebelumnya dengan semangat '45 pun hilang tak berbekas. Urggh.

Anyway, kalo seandainya kamu belom baca part satu, silahkan liat di sini dulu. Abis itu, yuk yuk kita mulai review-nya!


Mamamoo - Um Oh Ah Yeah


Aku suka MV ini dalam kadar maksimal! Komposisi warnanya enak diliat, storyline-nya kocak luar biasa, ada danso juga! Bedanya, danso di MV ini beda dari danso standar 48 Group yang selalu tampil keren dan romantis; di MV ini danso-nya lebih ke arah komikal. Oh, ada sih satu yang jadi 'cowok cool', tapi ya cuma satu aja. Lagunya sendiri bagus, enak didenger berulang kali. Yuhuhu~



A-Pink - Remember


Selayaknya MV summer rata-rata, MV ini menampilkan lautan dan pantai, yacht, kegiatan bersenang-senang bareng temen, dan hal manis lainnya. Pertama kali denger terasa janggal karena transisi antara paruh pertama chorus (yang terkesan lebih calm) dan paruh keduanya (yang lebih ceria) kedengaran aneh. Lagunya sendiri terkesan nggak jauh beda dengan No No No dan Mr. Chu, tapi kedengeran super plain pas pertama kali denger; sejujurnya aku baru jadi rada suka sama lagunya setelah belasan(?) kali denger. Akibatnya MV pun terasa jadi panjang banget dan ngebosenin. Syukurlah setelah berulang kali diliat MV-nya jadi lebih nyaman diliat.



SNSD - Lion Heart


MV ini bernuansa retro banget. Mulai dari set-nya, kostumnya, camera work-nya, sound-nya, semuanya. Aku bukan fan dari tampilan retro gini, jadinya aku nggak suka-suka amat MV ini. Anyway, storyline-nya lumayan sih, apalagi dengan orang berkepala singa gitu.
Dari tiga MV yang dirilis SNSD tahun ini, favorit aku adalah Party, tapi kalo untuk lagunya aja sih aku paling suka Lion Heart. 



Girl's Day - Ring My Bell


Kalo cuma ngobrol tentang lagu aja, Ring My Bell ini adalah salah satu favorit aku di antara seluruh lagu yang dirilis summer ini. Oh, mungkin malah tahun ini. Sayang aku nggak bisa bilang hal serupa tentang MV-nya. Sebagian besar kostum yang dipake di MV ini bener-bener nggak banget. Di saat latarnya item putih bunder-bunder muter-muter, member juga pakai swimsuit item putih. Lebih dari cukup buat bikin pusing tralala. Kostum yang jins juga nggak oke banget. Jujur aja, aku jadi rada pusing setiap kali liat MV-nya. Hafyuu...



T-Ara - So Crazy


Storyline MV ini lumayan untuk bikin MV jadi nggak datar, tapi sama sekali nggak istimewa. Oh, mungkin yang ingin ditonjolkan cuma sisi komedinya aja. Kostumnya lucu sih, tapi agak terlalu ketat untuk preferensi aku. Visual MV-nya enak diliat, dengan kombinasi warna yang cerah ceria. Lagunya sih cukup catchy, tapi nggak menonjol di tengah serbuan para girlgroup di kala summer.



Wonder Girls - I Feel You



Beda dengan yang lainnya, untuk comeback kali ini Wonder Girls pake konsep band. Semua member keliatan keren di MV ini, tapi aku se-nggak suka-nggak sukanya ngga suka (bingung ya bacanya? Hehe) sama kostum yang mereka pakai; swimsuit. Udah mana aku juga bukan fan dari konsep retro, pula. Lagunya sih bagus, meskipun aku jauh-uh-uh lebih suka Baby Don't Play yang ada di album yang sama.



Nogizaka46 - Taiyou Knock



Untuk ukuran lagu summer, baik storyline maupun visual MV ini agak terlalu suram. Ceritanya lumayan sih, tapi untuk orang yang cenderung skeptis malah keliatan terlalu mendramatisir dan berlebihan. Aku nggak ada pendapat tentang kostumnya, sama sekali (tumben banget, lho), entahlah ini terbilang positif atau negatif. Sebagian besar member keliatan oke di MV ini. Nanamin? Sangat oke, hehe. Meskipun tergeser ke pojok first row, keberadaannya masih berasa di MV ini--jelas, dia masih di first row, kok. Lagunya lumayan, enak buat summer, tapi nggak istimewa dan kalah saing sama beberapa rilis belakangan ini.



SKE48 - Mae no Meri



Tadinya aku pingin review MV ini tersendiri, tapi berhubung waktu (dan mood)-nya nggak ada jadinya disatuin di sini aja deh. MV ini bakal beda banget rasanya, saat nonton sebagai fan dan kalo kamu liat ini padahal kamu bukan fan. SKE fan mungkin udah bakal ngerasa sedih sejak detik pertama MV ini dimulai karena di MV ini Matsui Rena jadi center SKE (solo center, maksudnya) untuk pertama dan terakhir kalinya--sementara non-fan mungkin nggak ngerasain apa-apa.
Storyline? Entah ya, semua yang aku liat cuma sekumpulan anak sekolahan(?) main ke pantai, lalu tiba-tiba Rena diem-diem pergi tapi ketahuan sama yang lainnya. Udah, begitu aja. Dengan kata lain, nyaris nggak ada stoyline-nya.
Lagunya super plain pas awal-awal baru denger, tapi setelah disimak lebih baik baru deh berasa feel-nya. Terkesan ceria, tapi ada ironi di baliknya. Dan di saat aku dengerin lagu ini, entah kenapa selama beberapa jam--mungkin malah hari--lagunya susah ilang dari kepala. Hum hum.



AKB48 - Halloween Night



Pertama kali aku liat MV ini, jujur aku bener-bener nggak suka. Apalagi kebetulan aku liatnya pas lagi nggak sehat juga. Tapi setelah di-replay beberapa kali, ternyata lumayan juga. Nggak ada storyline-nya sih, tapi berhubung temanya disko jadinya oke aja karena ada sajian banyak moves yang keren. Aku masih nggak suka dengan make up, terutama eye make up-nya, screentime, dan beberapa hal lainnya sih, tapi emang opini tentang MV ini bervariasi bahkan dalam fandom sendiri. Lagunya sih enak didenger, tapi koreo yang menyertainya terlalu mudah jadinya tingkat keseruannya berkurang cukup drastis deh. Oh, aku tau kok koreonya sengaja dibikin begitu supaya orang gampang ngikutin, tapi tetep aja aku berharap ngeliat sesuatu yang rada lebih seru dikit.



JKT48 - Halloween Night



Sejujurnya, dari seluruh MV yang di-review baik di part 1 ataupun 2, MV ini adalah MV yang keliatan paling cheap. Terutama dalam hal set dan wig-nya (di bagian akhir MV pake acara kusut segala, pula). Yah, kostumnya pasti nggak murah sih, jadinya mungkin semua dana yang ada kesedot buat kostum.
Berhubung ini adalah terjemahan dari AKB, kayaknya nggak usah dibahas lagi deh tentang lagu berikut koreonya. Oh, meskipun terjemahan, konsep MV-nya beda. Kalo AKB lebih menekankan pada aspek disko, JKT cuma menampilkan tentang Halloween aja.



Nine Muses - Hurt Locker



MV-nya oke, visualnya luar biasa. Lagunya juga bagus, koreo pun oks banget.
Cuma begitu doang? Tenang, kalo mau tau lebih lanjut, silahkan liat di sini yaa~



Goo Hara - Choco Chip Cookie



Judul post ini adalah tentang review MV-nya girlgroup sih, tapi berhubung Hara aslinya adalah member KARA, nggak papa deh dimasukin juga aja. Lagu ini adalah solo debut Hara, tapi sayang mendapat reaksi yang cenderung negatif. Lagunya plain, dan visual Hara di MV ini pun agak-agak dipertanyakan. Paduan tanned skin dan blonde nggak cocok buat dia, ditambah lagi kenyataan kalo beberapa kali make up-nya malah bikin dia keliatan kotor.



HyunA - Because I'm the Best



Minggu, 30 Agustus 2015

Summer 2015: Girl Groups' MV Mini Reviews + Best 7 MV and Songs [Part 1]

Aye!! Summer berakhir, meninggalkan bejibun lagu dan MV baru. Tanganku alamat copot kalo harus bikin review buat semuanya (nggak kayak aku nggak punya kerjaan lain juga), jadi mending semua dirangkum dalam satu post ini aja deh. Yang dibahas kali ini adalah MV yang dirilis pas lagi summer, atau mungkin sebelum summer-nya beneran mulai tapi masih bernuansa summer--dan tentunya yang aku udah liat MV-nya juga. Iya lah, gimana caranya bikin review kalo belom pernah liat MV-nya?

Anyway, tak usah banyak cakap, kita mulai aja review-nya. Go go go~


Stellar - Vibrato


Seperti Marrionette, kali ini Stellar menampilkan konsep seksi lagi. Bedanya, seksinya lebih-lebih dari sebelumnya. Kostumnya, koreonya... begitulah. Ditambah lagi adanya rujukan terhadap sesuatu, yang bikin semuanya jadi terlihat tambah nggak banget. Emang sih, MV ini rating-nya 19+, tapi tetep aja... too much. Lagunya lumayan bagus sih, sayang MV-nya begini.



AOA Heart Attack 


Latar yang digunakan dalam MV ini adalah pertandingan lacrosse, antara grup cowok dan cewek. Sebenernya rada geli sih ngeliat grup cewek bertanding dengan seragam mini nan ketat, sementara grup cowok pake seragam komplit plus helm(?). Salah satu bagian paling lucu dalam MV ini adalah saat pipinya Choa 'merona' dengan begitu pink-nya saat dia ngeliat cowok yang dia suka.

Storyline MV ini nggak unik atau apa, tapi lumayan lah. Warnanya cerah ceria, enak buat diliat lama-lama. Aku agak merasa nggak nyaman sama kostum yang dipake di MV ini, rasanya agak terlalu terbuka aja untuk ukuran sekolah. Lagunya catchy, meskipun konon liriknya jadi nggak terlalu jelas akibat musik yang kelewat berisik. 
Secara keseluruhan, aku suka MV ini!



NMB48 - Durian Shonen


Aku penasaran banget sama MV ini gara-gara ada nama 'durian' di judulnya, walaupun sebenernya aku juga nggak tahu apa yang aku harapkan dari MV ini. Hujan durian? Kostum durian? Ternyata MV ini berlatar tentang festival, dan di festival itu ada member yang nyoba makan durian. 

Center MV ini keliatan nggak begitu nyaman dengan posisinya, entah karena diapit SayaMilky atau karena nggak terbiasa dapet posisi depan banget gitu. Kostumnya pun mengecewakan, terlalu biasa untuk tema festival gitu. Lagunya lumayan, cukup seru dan mudah diingat. Bagian yang paling nggak banget adalah salah satu bagian koreo di mana mereka harus menggoyang-goyang oppai mereka. Lebih nggak enak lagi liatnya gara-gara mereka semua pake bikini. Ouch, ouch.



Sistar - Shake It


Komposisi warna di MV ini bagus, kostumnya pun nggak jelek. Beberapa scene menurutku unnecessary, tapi tentu aja itu adalah bagian dari appeal dan fan service mereka. Sebenernya kalo dengerin lagunya doang sih semuanya fine aja, tapi kalo sambil liat MV-nya rasanya jadi panjang banget udah kayak nggak abis-abis. Mungkin karena konon lagu ini nggak ada chorus-nya? Entah lah.

Bagian yang bikin aku sukses beneran nggak suka sama MV ini adalah pas member (dan dancer?) pake legging, terus goyang-goyang dengan fokus diarahkan pada lower body mereka. Entah kenapa aku nggak kuat ngeliatnya saking gelinya. Huft huft..



SNSD - Party


MV ini sebenernya standar bin biasa banget, tentang sekumpulan cewek yang lagi main-main menghabiskan liburan di pantai doang. Tapi berhubung pantainya cantik luar biasa dan kamera menangkap semua keindahannya dengan maksimal, semuanya jadi keliatan lebih oke, deh. Nggak semua member dapet kostum bagus, tapi nggak ada yang jelek banget-nget juga.

Lagunya biasa aja, nggak catchy tapi nggak terlalu plain juga. Salah satu bagian minus dari MV ini adalah koreografinya. Keliatannya nggak terlalu kenapa-napa sih pas ditampilkan dengan latar pantai, tapi pas latarnya club kesannya langsung jadi childish banget.
Secara umum sih, aku lumayan suka MV ini.



Itano Tomomi - Gimme Gimme Luv


Bisa dibilang MV ini cuma berisi dance aja, karena emang sekitar 80% MV ini adalah dance scene. Kalo kamu bukan tipe yang suka ngeliat dance, mungkin MV ini bakal rada ngebosenin--tapi bukan berarti MV ini nggak bagus kok! Warna hitam putih plus merah di bagian awal keliatan keren (jadi bikin inget tentang Crazy-nya 4Minute sih, apalagi dengan topi yang menutupi mata itu), konsepnya lumayan walaupun masih lebih seru Come Party.

Set-nya biasa aja, nggak jauh beda dari set-nya music show. Sebenernya sih bagus-bagus aja, tapi sayangnya jadi bikin pusing setelah terus diliat beberapa lama. Lagunya lumayan, tapi satu-satunya hal yang nyangkut di kepala cuma "hey, gimme gimme luv"-nya aja. Mungkin karena keseringan diulang?
Aku cenderung merasa netral tentang MV ini. Dibilang suka mah enggak, tapi dibilang nggak suka mah kayaknya kebangetan. Jadi...



KARA - Summergic


Nggak ada yang istimewa tentang storyline MV ini, tapi ngeliatnya tuh jadi berasa manis karena semua hal tentang MV ini--set, make up, kostum, ekspresi--semua menampilkan kesan cute. Eh, mungkin nggak semua kostumnya juga sih, tapi secara umum begitu. Nggak kayak di lagu Korea-nya KARA, kali ini Youngji dapet banyak part dan nggak harus nge-rap

Komposisi warnanya sweet, lagunya pun ceria dan menyenangkan. Semua member keliatan manis di MV ini, tapi yang paling memesona itu Hara. Bener-bener berasa, deh.
Nggak sedikit orang yang berpendapat kalo Summergic ini boring, tapi aku pribadi sih suka sama MV berikut lagunya.



E-Girls - Anniversary


MV ini udah dirilis lamaaa~ banget, kalo nggak salah sih pas summer baru mau dimulai. Temanya tentang liburan juga, melibatkan pantai dan kolam renang. Kostumnya sama sekali berbeda antara semua member, dan semuanya oke! Sinematografi(?)-nya bagus seperti biasa, begitu juga dengan koreografinya. Sayang banget, warna MV ini nggak sekinclong MV E-Girls sebelumnya. Nggak tau deh emang disengaja jadi begini atau kenapa. Buuu.....



GFriend - Me Gustas Tu


MV ini menceritakan tentang liburan anak-anak sekolah ke pedesaan(?) di musim panas. Mulai dari saat nyari tempat buat nginep, piknik, makan es krim, cerita horor di tengah malem, macem-macem. Meskipun nggak terlalu istimewa, MV ini jadi bener-bener terkesan innocent. Dari komposisi warnanya, make up-nya, kostumnya, storyline-nya, lirik lagunya, semuanya! Manis banget, deh. Lagunya catchy, dan aku nggak bisa lupa "me gustas tu, gustas tu, sututuru johahaeyo~". Awalnya aku cuma suka lagunya aja, tapi lama-lama MV-nya pun keliatan lumayan juga. Hehehe...



SNSD - You Think


 Kostum, koreo, dan nyaris seluruh bagian MV ini sebenernya nggak jauh beda dari sekian banyak MV lainnya. Salah satu bagian pas Seohyun tiba-tiba melakukan split sebenernya rada bikin 'eeh?', tapi masih nyambung sama konsepnya sih. Nggak ada storyline di MV ini, cuma paduan dance scene dan shoot individu member aja.

Hal terbaik dari MV ini sebenernya ada pada kualitas vokal dan lirik lagunya--bukan visualnya. Lagunya nggak begitu catchy, tapi mudah diingat karena separo chorus-nya dalam bahasa Inggris. Nggak ada bagian yang bikin minus MV ini, tapi nggak ada yang sangat berkesan juga.

Kamis, 02 Juli 2015

Nine Muses' Hurt Locker MV Review

Summer ini banyak girlgroup yang comeback. Tapi, sejauh ini, hasilnya nggak begitu memuaskan. Lagu AOA dan Sistar sama sekali hambar di kuping aku--dan berdasarkan komentar banyak orang, ternyata nggak kuping aku doang yang ngerasa begitu--jadi aku nggak berani berharap tinggi-tinggi buat girlgroup manapun yang bakal comeback berikutnya. Daripada kecewa, mendingan sama sekali nggak berekspektasi, kan?

Sampai saat MV terbaru Nine Muses, Hurt Locker pun dirilis. Ooh, kalo ini nggak dini hari, mungkin aku udah bakal heboh saking sukanya. Emang gimana sih MV-nya? Biar nggak penasaran, yuk langsung kita review aja.



Sejak detik pertama MV dimulai, kita udah disuguhi warna-warna yang cerah cemerlang dengan aroma feminin yang jelas terasa. Set-nya agak-agak unik, cuma terdiri dari tumpukan container berbagai warna aja tapi jadinya keren banget.



Di MV ini, Kyungri berkesempatan jadi center--kayaknya. Ditilik dari jumlah yang dia nyanyikan plus jumlah screentime, Kyungri dipercaya untuk jadi center Nine Muses selepas kepergian Sera deh.



Senin, 13 Januari 2014

Girl Group vs Boy Group

Sebenernya aku baru sadar tentang hal ini beberapa jam yang lalu, siang tadi (yah, sekarang juga masih siang sih). Kalo aku suka sama boygroup, pas rasa tertariknya udah ilang, aku bakalan bener-bener nggak peduli sama grup itu. Tapi kalo girlgroup, meskipun rasa tertariknya udah ilang, aku masih bakal peduli sama mereka dan mau berkorban sedikit waktu (dan mungkin uang) buat donlod MV mereka, variety show, dan banyak ragamnya.

Sedikit cerita tentang perjalanan aku suka sama K-idol..

Awal dari semuanya, adalah kesukaan aku sama TVXQ.

TVXQ


Kamis, 24 Oktober 2013

Nine Muses’ Gun MV Review


Kalo harus ada satu kata buat menjelaskan keseluruhan MV ini, kata itu adalah DAEBAK!!! Kerennya emang bukan buatan deh. Dari segi visual mendukung, lagunya juga earcatching, penampilan para membernya pun oks banget. Komposisi warnanya pun pas banget buat bikin mata seger dan nggak bosen-bosen nonton ulang. Tapi, kalo cuma “keren” doang, masih belum kebayang, dong? Oke, ayo deh kita bahas satu-satu.

MV ini berlatar di suatu tempat yang panas, menurut pandangan aku sih gurun(?) atau padang pasir. 


Selasa, 30 Juli 2013

Nine Muses' Rappers

Ada yang belum tau Nine Muses itu siapa? 


Mereka adalah girlgroup yang debut di tahun 2010, satu agensi sama ZE:A. Di tahun 2013 ini mereka punya 9 orang anggota. Kenapa aku bilang “di tahun 2013 ini”? Karena sebelum tahun 2013 ini, beberapa former member keluar dan beberapa yang lain baru bergabung. Jumlah mereka pun pernah nggak 9 orang, tapi 7 dan 8 orang. Buat info lebih lengkapnya, tanya sama Mbah Google aja ya karena sekarang aku nggak berniat ngebahas soal itu.


Di awal debut, rapper tunggal Nine Muses adalah Lee Sam. 



Rap-nya Lee Sam ini nggak sangat keren atau apa, tapi mencolok. Suaranya yang—apa, ya? Terkesan kuat dan berisi jadi warna tersendiri bagi Nine Muses. Lee Sam ini adalah satu member yang udah berkharisma sejak awal debut,  saat member yang lainnya masih keliatan gamang. Aku nggak bilang Lee Sam ini adalah rapper cewek terbaik seantero K-Pop, tapi bagi aku dia adalah rapper terbaik buat Nine Muses.

Seiring waktu berjalan, Euaerin yang tadinya berperan sebagai vokalis ditambahkan dalam barisan rapper Nine Muses. 




Rap-nya Euaerin ini, pada awalnya bisa dibilang punya gaya yang sama kayak rap-nya Lee Sam. Entah karena Euaerin belum punya style sendiri jadinya ngikut Lee Sam dulu, atau karena alasan lainnya. Rap-nya Lee Sam itu emang terlalu khas, jadi mungkin susah juga buat keluar dari pengaruhnya.


Mulai awal 2013, Lee Sam udah nggak nge-rap lagi, tapi jadi nyanyi. Posisinya sebagai rapper pun diganti sama Eunji, yang kalo menurut aku pribadi sih rap-nya biasa aja. 





Kemampuan menyanyi Lee Sam emang lebih baik sih dari Eunji. Mungkin ini adalah salah satu alasan utama kenapa mereka jadi tukeran peran gitu. Tapi, karena partner rapper Euaerin berubah jadi Eunji, style Euaerin jadi lebih ‘keluar’ dan nggak lagi terbenam dalam style  Lee Sam.

Aku udah pernah ngeliat orang yang di awal dinobatkan sebagai vokalis berubah jadi rapper karena kemampuan vokal mereka yang kurang—atau mungkin lebih cocok dibuat rap? Jarang sih ada dari mereka yang bener-bener bagus rap-nya, atau nggak sekedar ngomong dengan cepet dan bilang itu adalah rap. Emang ada yang nge-rap karena keinginan pribadi, tapi kalau vokal mereka cukup bagus biasanya mereka tetap bakal nyanyi di samping nge-rap—nggak langsung berubah jadi nge-rap doang begitu aja.
Tapi, kalau rapper berubah jadi vokalis dan nggak nge-rap lagi? Langka banget loh, Sodara. Hal kayak begini cuma bisa kejadian kalau former rapper(?) itu ternyata kemampuan vokalnya lebih bagus dari orang yang aslinya dinobatkan sebagai vokalis, atau kemampuan rap-nya ternyata nggak sebagus member yang lain. Dalam kasus Nine Muses, vokal Lee Sam sendiri emang lebih bagus dari Eunji—terutama pas lagi nyanyi live—lebih halus dan lebih stabil. Lalu, keajaiban ini pun terjadi.

Nggak setuju? Yah, beginilah adanya. Aku cuma kepingin ‘mengutarakan’ beberapa pendapat aku tentang Nine Muses, dan kalo jadinya aneh begini ya apa boleh buat. Karena udah kadung pegel dan lepi pun udah mulai lemot… annyeong~~~ ^^


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...